Welcome to my Home
BUMI MEKEPUNG JEMBRANA. Pacuan Kerbau (Mekepung) yg merupakan tradisi Negara Jembrana - Bali, Indonesia Atraksi Mekepung di sawah ini berkembang sekitar 1930 dan Sais/Jokinya berpakaian ala prajurit Kerajaan di Bali jaman dulu yaitu pakai destar, selendang, selempod, celana panjang tanpa alas kaki dan dipinggang terselip sebilah pedang yg memakai sarung poleng(warna hitam putih). Berselang beberapa lama krn setelah selesai atraksi Mekepung di tengah sawah berlumpur para Sais/Joki selalu kotor dilumuri lumpur maka Atraksi Mekepung ini kemudian berkembang menjadi Mekepung di jalan yg ada disawah dan atraksi ini berkembang mulai tahun 1960 dgn bentuk organisasi Mekepung yg terdiri dari dua kelompok yg diberi nama Regu Ijo Gading Timur dgn lambang Bendera warna merah dan kelompok yg berada disebelah Barat Sungai Ijogading diberi nama Regu Ijo Gading Barat dgn lambang Bendera Warna Hijau. Ijo Gading adalah nama sebuah sungai yg membelah jantung Kota Negara, ibukota kabupaten Jembrana, menjadi dua bagian yaitu belahan kota disebelah barat sungai Ijo Gading dan belahan sebelah timur sungai Ijo Gading. Sarana yg dipakai bukan lagi Bajak Lampit Slau melainkan Pedati dgn ukuran sangat mini yg dihiasi dgn ukiran yg sangat menarik para sais/joki berbusana tradisional yaitu memakai destar batik, baju tanganpanjang memakai selempod, memakai celana panjang dan memakai sepatu tetapi tidak menyelipkan pedang pada pinggang sehingga Mekepung ini diberi nama BENHUR JEMBRANA. Have fun with it :)

